Apakah kita Sudah siap menyambut Bulan Ramadhan? Allah menyebutkan salah satu keistimewaan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an, sebagaimana firman-Nya:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil) (QS. Al-Baqarah [2]: 185).
Tabiin Zubaid Al-Yami menceritakan bahwa sejak bulan Sya’ban, para sahabat sudah berlomba-lomba membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an. Ketika Ramadhan datang, para sahabat semakin giat lagi membaca Al-Qur’an. Mereka mengikuti teladan Rasulullah yang mengkhatamkan Al-Qur’an setiap Ramadhan.
Sahabat Ibnu Abbas ra. menerangkan bahwa Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling baik, dan kebaikannya semakin bertambah ketika Ramadhan. Di kala itulah Malaikat Jibril mendatangi beliau setiap malamnya untuk mengajarkan seluruh Al-Qur’an (HR. Bukhari no. 4997).
Kebiasaan mengkhatamkan Al-Qur’an saat Ramadhan diteruskan oleh para ulama, misalnya Imam Syafii. Menurut muridnya, Imam Ar-Rabi’, gurunya itu bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali selama Ramadhan.
Bagi yang mungkin tidak sering mengkhatamkan Al-Qur’an mungkin bertanya-tanya, bagaimana caranya bisa khatam Al-Qur’an dalam sebulan?? Tidak ada yang tidak mungkin dalam ibadah, selama kita berniat dengan ikhlas dan berpegang teguh pada niat itu. Selanjutnya, coba ikuti cara berikut ini:
➤ Mencicil membaca Al-Qur’an dalam sehari
Ada 30 juz dalam Al-Qur’an, yang berarti, untuk mengkhatamkannya selama sebulan, kita perlu membacanya minimal 1 juz per hari. Mungkin itu terlihat banyak jika kita langsung membacanya semua, tetapi tidak jika kita membaginya sedikit-sedikit.
Bayangkan kita shalat lima waktu dalam sehari, maka kita bisa mencicil membaca Al-Qur’an di waktu-waktu tersebut. Rata-rata 1 juz Al-Qur’an berjumlah 20 halaman, jika dibagi lima kali, kita bisa membacanya setiap sebelum dan sesudah shalat masing-masing 2 halaman.
Kita juga bisa membaca 4 halaman sesudah shalat lima waktu, atau membacanya di pagi hari sebanyak 10 halaman, dan di malam hari sebanyak 10 halaman. Maka sebelum tidur kita telah menyelesaikan 1 juz Al-Qur’an.
Jika kita rutin melakukannya setiap hari selama Ramadhan, insyaAllah kita akan merayakan lebaran dengan khatam Al-Qur’an 30 juz.

➤ Menyimak bacaan Al-Qur’an
Kita juga bisa mengkhatamkan Al-Qur’an dengan menyimak bacaan Al-Qur’an orang lain. Mungkin pahalanya berbeda, tapi antara membaca dan menyimak Al-Qur’an sama-sama memiliki keutamaan besar.
Rasulullah ﷺ sendiri senang mendengarkan orang lain membacakan Al-Qur’an untuknya. Misalnya, beliau ﷺ meminta Sahabat Ibnu Mas’ud ra. membacakan Al-Qur’an, lalu Ibnu Mas’ud bertanya, “Aku membacanya untukmu, sedangkan Al-Qur’an diturunkan kepadamu?”
Rasulullah ﷺ menjawab:
إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي
Sungguh aku juga senang mendengarkannya dari orang lain (HR. Muslim no. 800).
Tidak heran jika di Indonesia ada tradisi semaan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan, di mana orang-orang saling mendengarkan bacaan Al-Qur’an masing-masing. Beberapa masjid juga mengadakan shalat Tarawih yang mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadhan.
Demikianlah beberapa cara yang bisa kita coba untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadhan nanti. Semoga amal ibadah kita diterima dan Al-Qur’an dapat menjadi syafaat kita di akhirat kelak. Aamiin.
Jangan Lupa Suport Kami, Klik Link dibawah ini 👇

0Komentar